SMP NEGERI 34 KOTA TANGERANG & DINAS PENDIDIKAN KOTA TANGERANG
Globaliconnews.id|Tangerang, 12 Oktober 2026,Keluarga besar SMP Negeri 34 Kota Tangerang menggelar kegiatan Tahlil dan Doa Bersama untuk dua orang peserta didik yang meninggal dunia akibat insiden kekerasan di wilayah Alam Sutera, Sabtu (11/10/2026) lalu.
Kegiatan doa bersama dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 34 Kota Tangerang dan diikuti oleh seluruh dewan guru, staf, siswa kelas 7, 8, 9, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kota Tangerang.
Suasana haru menyelimuti halaman sekolah. Seluruh siswa menundukkan kepala, memanjatkan doa terbaik untuk almarhum agar husnul khotimah dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMPN 34 Kota Tangerang kembali meluruskan informasi yang beredar di media sosial:
“Tegas kepala SMPN 34 Asep Mulyana Hidayat, S.Pd., M.Pd. Anak-anak kami bukan pelaku tawuran. Mereka tidak membawa apa-apa. Mereka hanya menonton sparing futsal persahabatan yang sudah biasa dilakukan dan diketahui oleh orang tua serta pelatih. Mereka berboncengan tiga pulang, dikejar kelompok yang membawa senjata tajam di sekitar SPBU Sport Center Alam Sutera hingga depan Lapangan Santa Laurensia. Mohon diluruskan, jangan caci maki korban yang sedang berduka.”
Kepala SMPN 34 juga menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan saksi selamat dan rekaman CCTV, pelaku sudah berupaya melakukan kekerasan hingga berteriak “mati lu, mampus lu” saat korban terjatuh. Informasi terakhir, 3 terduga pelaku pembawa sajam telah diamankan di Polsek Serpong.
Pernyataan Dinas Pendidikan Kota Tangerang:
Dinas Pendidikan Kota Tangerang Dr.WAHYUDI ISKANDAR.S.STP, M.Si menyampaikan duka cita mendalam dan telah melakukan pendampingan kepada keluarga korban. Dinas meminta agar seluruh sekolah meningkatkan pengawasan dan menegaskan bahwa setiap kegiatan di luar jam sekolah wajib seizin sekolah, guru, dan orang tua.
“Kami mengajak semua pihak untuk menghentikan penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Hentikan dendam sampai di sini. Fokus kita adalah memberikan keadilan bagi korban, mendoakan almarhum, dan memastikan tidak ada lagi korban kekerasan antar pelajar di Kota Tangerang.”
Kegiatan doa bersama ditutup dengan tabur bunga dan dukungan moril kepada keluarga korban. Satu orang korban diketahui tinggal bersama neneknya dan pihak sekolah berkomitmen untuk terus mendampingi.
Hormat Kami,
Keluarga Besar SMPN 34 Kota Tangerang
(Red/arul)
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua