POLRES METRO TANGKOT BERSAMA BPN & FWJI TANGKOT EDUKASI MASYARAKAT TANGKAL MAFIA TANAH DI KEC. PINANG
TANGERANG|Globaliconnews.id– Polres Metro Tangerang Kota bersama Kantor Pertanahan Kota Tangerang dan Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Tangerang Kota menggelar “Diskusi Kebangsaan Menuju Indonesia Sehat” di Aula Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan bertema _”Kenali Tanah Kita, Pahami Proses Pembuatan Mudah Sertipikat Elektronik”_ ini menyasar perangkat kelurahan, RT, RW, dan masyarakat sebagai upaya pencegahan kejahatan pertanahan.
Polres: Motif Ekonomi & Jejak Digital Jadi Kunci Pengungkapan
Hadir sebagai narasumber AKP Gusti Arsad selaku Kanit Harda Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota.
Dalam pemaparannya, AKP Gusti mengungkap 2 hal krusial terkait kejahatan pertanahan:
1. Motif Utama:
“Latar belakang penyerobotan tanah karena nilainya tinggi dan tiap tahun pasti naik berlipat ganda. Orang cerdas pasti beli aset dibanding kendaraan,” ujarnya.
2. Penegakan Hukum:
“Tapi ingat, segala kejahatan pasti meninggalkan jejak dan masih bisa kita buktikan. Kami dari Polres akan telusuri latar belakang, modus operandi, sasarannya siapa, dan bagaimana penegakan hukum serta perlindungannya,”tegas AKP Gusti.
Beliau juga menyoroti kendala administrasi yang menghambat proses hukum:
_”Kami sudah hampir 3 tahun. Banyak dibantu BPN soal pengecekan sertifikat. Kendalanya, banyak lurah yang berganti, sementara buku Letter C di kelurahan tidak tertib. Jadi kami agak kesulitan,”_ ungkapnya.
BPN Dukung dengan Digitalisasi “Sentuh Tanahku”
Untuk mempersempit ruang gerak mafia tanah, Kantor Pertanahan Kota Tangerang melalui 3 narasumbernya:
1. Ir. Steven Loudy, S.Tr., M.M., QRMO
2. Rizky Fauzi, S.Kom
3. Edwar Koto, S.Kom
Mensosialisasikan aplikasi “Sentuh Tanahku“dan program alih media ke sertifikat elektronik.
_”Sertifikat elektronik ini untuk memudahkan masyarakat dan memberikan kepastian hukum atas tanahnya. Ini benteng kita bersama dari pemalsuan dan sengketa,”_ jelas BPN.
FWJI Tangkot: Awasi & Laporkan
Humas FWJI Tangerang Kota, Galang, mengajak masyarakat aktif mengawasi.
_”Kami menyayangkan masih ada oknum yang tidak hadir. FWJI siap menjadi corong informasi agar masyarakat tidak jadi korban calo dan mafia tanah,”_ ujar Galang.
Sesi Tanya Jawab
Antusiasme tinggi terlihat saat sesi tanya jawab. RT/RW bertanya langsung ke Polres dan BPN terkait prosedur laporan, penanganan sertifikat ganda, dan program pendaftaran tanah.
Penutup
Polres Metro Tangkot mengajak masyarakat untuk segera beralih ke sertifikat elektronik dan tidak menggunakan jasa calo. Sinergi Polri – BPN – Masyarakat adalah kunci memberantas mafia tanah.
Tangerang, 4 Agustus 2026
Humas FWJI Tangerang Kota
—
#PolresMetroTangkot #BPNKotaTangerang #FWJITangerangKota #TolakMafiaTanah #SentuhTanahku
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua