KLARIFIKASI KEPALA SMPN 34 KOTA TANGERANG TERKAIT INSIDEN YANG MENEWASKAN 2 SISWA

Globaliconnews.id|Tangerang, 12 Oktober 2026 Sehubungan dengan beredarnya informasi di media sosial yang menyebut siswa kami sebagai pelaku tawuran, bersama ini Kepala SMPN 34 Kota Tangerang memberikan klarifikasi resmi sebagai berikut:

 

1. Korban Bukan Pelaku Tawuran.

Kami tegaskan, siswa kami yang menjadi korban bukan pelaku tawuran. Mereka tidak membawa senjata apa pun.

 

Mereka adalah suporter kegiatan sparing futsal persahabatan antar SMP yang sudah biasa dilakukan. Kegiatan ini diketahui dan didukung oleh orang tua, bahkan diantar oleh orang tua, serta dibenarkan oleh pelatih.

 

2. Kronologi Kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi korban selamat dan rekaman CCTV di lokasi kejadian:

 

“Kejadian berawal di sekitar SPBU / Sport Center Alam Sutera dekat Gereja. Korban yang berboncengan tiga dikejar oleh rombongan pelaku yang membawa senjata tajam (sajam). Korban sudah dua kali disabet namun tidak kena.keterangan dari temen korban.”

 

Titik terjatuhnya korban berada di depan Lapangan Bola Santa Laurensia. Dari CCTV terlihat pelaku masih berteriak dengan kata-kata “mati lu, mampus lu” saat korban sudah terjatuh. Beruntung kondisi jalan masih ramai kendaraan sehingga tidak terjadi hal yang lebih fatal.

 

Dalam satu motor terdapat 3 siswa. Dua siswa meninggal dunia, satu siswa selamat. Salah satu korban diketahui tinggal bersama neneknya.

 

3. Terkait Proses Hukum.

Informasi yang kami terima, tiga pelaku yang membawa sajam sudah diamankan di wilayah Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan.

 

Kami sangat menyayangkan jika penanganan awal hanya terkait kepemilikan senjata tajam dan kecelakaan lalu lintas. Dari bukti CCTV, terlihat jelas ada niat untuk melakukan kekerasan berat. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan berharap kasus ini diusut secara menyeluruh agar ada keadilan dan tidak ada korban lagi.

 

4. Pernyataan Kepala Sekolah.

 

“Kami sangat berduka. Di saat keluarga berduka, korban justru dicaci-maki di media sosial. Mohon diluruskan. Mereka bukan pelaku tawuran. Mereka anak-anak yang ingin menonton teman-temannya bermain futsal.”

 

“Harapan saya, hentikan dendam sampai di sini. Fokus belajar dan menghadapi ujian. Kepada pelaku, sadarlah ini bukan hal yang membanggakan dan sangat mencoreng dunia pendidikan.”

 

“Saya berpesan kepada seluruh siswa, setiap kegiatan di luar sekolah harus seizin sekolah dan orang tua. Jika tidak ada izin, lebih baik langsung pulang ke rumah.”

 

Kondisi orang tua korban hingga saat ini masih sangat berduka.

 

ini kami sampaikan untuk meluruskan informasi yang simpang siur di masyarakat. Terima kasih.

 

Hormat Kami,

 

Kepala SMPN 34 Kota Tangerang,

 

[Asep Mulyana Hidayat, S.Pd., M.Pd.]

 

(Red/Arul)

editor's pick

latest video

news via inbox

Nulla turp dis cursus. Integer liberos  euismod pretium faucibua

Leave A Comment